Keakraban dan Bakti Sosial PGSD UNU NTB

         Setelah beberapa kali mengalami penundaan. Pada akhirnya, terlaksanalah kegiatan keakraban prodi PGSD UNU NTB pada Sabtu, 14 Desember 2019.


         Kegiatan pengakraban sekaligus bakti sosial itu dilaksanakan di pantai Mawun Lombok Tengah. Kegiatan keakraban untuk mengumpulkan semua mahasiswa mahasiswi prodi PGSD UNU NTB yang ada di kampus satu Mataram, kampus dua Bonder, dan kampus tiga Mertak Tombok berjalan lancar sesuai dengan apa yang telah direncanakan. keakraban bukan hanya dihadiri oleh mahasiswa PGSD, Kaprodi PGSD dan Beberapa Dosen juga ikut bergabung dalam kegiatan tersebut.
        Ungkapan apresiasi kepada ketua HIMA PGSD dan panitia keakraban oleh Kaprodi PGSD Hadi Wijaya S.pd M.pd atas inisiasinya dalam mengumpulkan mahasiswa prodi PGSD yang berada di tiga titik.
" Tidak hanya berkumpul untuk mengakrabkan diri saja tetapi ada nilai tambahnya( value-added). Sehingga tema-nya tidak hanya keakraban saja. Tetapi Keakraban dan Bakti Sosial " Jelas Kaprodi PGSD Hadi Wijaya S.pd.M.pd pada sambutnnya.  Kaprodi PGSD menjelaskan bahwa bakti sosial merupakan suatu hal yang sangat penting dan ruang lingkupnya luas dan akan diwujudkan salah satunya dalam bentuk membersihkan sampah plastik di pinggir pantai.
"  Berhubung hidup tidak hanya berkonsep pada hablumminannas yaitu soleh secara sosial. Namun penting sekali kita cinta terhadap lingkungan atau hablunmumalalam" lanjutnya. 
Pak Kaprodi Hadiwijaya S.pd. M.pd berharap supaya semua mahasiswa menjadi tambah dekat dari proses keakraban pada hari itu. Dan juga hal tersebut bisa menjadi pintu masuk menuju kebaikan. Tanpa ada rasa canggung antara satu dan lainnya.
         To get clouser dalam prinsip muatan lokal berdasarkan nilai kearifan lokal itu ada 3, yaitu ;
1. Bejango (ngayo) yaitu bergi berkunjung ke rumah teman.
2. Ngejot artinya membawa sesuatu (buah tangan) tidak hanya berupa material tetapi juga bisa dalam bentuk ide atau gagasan.
3. Besiru yaitu kerja sama gotong royong dan bertukar pikiran apabila ada hal hal yang harus diselesaikan. Penjelasan Kaprodi pada sambutannya.
        Sambutan selanjutnya dari ketua panitia keakraban yaitu Muzihir. Dalam sambutannya ketua panitia menungkapkan " saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman yang berkesempatan hadir. Walaupun sempat tertunda namun acara ini berjalan sesuai dengan harapan". 
         " Menjadi mahasiswa harus dapat berguna untuk masyarakat, agama, nusa dan bangsa.
Keakraban ini sebagai pintu masuk menuju kebaikan untuk menjalin silaturahim dan solidaritas tinggi. Pertemuan ini secara terstruktur. Sebagai bentuk eksistensi selaku mahasiswa. Dengan adanya saling tatap muka dan adanya perkenalan yang intens. Sehingga nanti saat bertemu di luar akan sama sama mengingat kegiatan keakraban ini" ungkap ketua HIMA (Himpunan Mahasiswa) PGSD Chaidir Imran.
Ketua HIMA berharap keakraban antar mahasiswa tidak hanya sebatas sampai di kegiatan itu saja. Tetapi, kedekatan itu akan terus berlanjut. 


         Berlanjut dengan acara perkenalan masing masing mahasiswa.
Sesuai dengan tema "Keakraban dan Bakti Sosial" dengan arahan langsung oleh Kaprodi Hadi Wijaya seluruh peserta keakraban melaksanakan clean up beach dengan membersihkan sampah sampah di pesiair pantai. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena bakti sosial merupakan kegiatan yang besar dan memiliki ruang lingkup yang luas. 


NB : Akrab kemudian menjadi dekat itu mengikis sebuah jarak yang jauh menjadi dekat. Karena pada umumnya konflik sosial yang terjadi antara satu dengan lainnya karena jarak yang cukup jauh.

4.0 indikatornya adalah bagaimana dalam belajar, peserta didik di didik dengan konsep HOTS (High Order Thingking Skill) artinya peserta didik memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi, mampu menganalisis keadaan , membuat kesimpulan, mengevaluasi dan mampu memecahkan masalah serta kemampuan menciptakan sesuatu atau berkreasi.

"Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya (Ali bin Abi Thalib)

        



       
       
       


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelantikan & Sertijab IKMADI Dusun Pondok Periode 2020-2022

Sejarah Kurikulum di Indonesia (PGSDUNUNTB)

Hakikat dan Prinsip Pengembangan Kurikulum (PGSDUNUNTB)